Selasa, 09 Februari 2021

Video Dan Media Pembuat Video KD 3.16 & 4.16

 ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH .

Apa kabar teman-teman? Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal'afiat, Aamiin .
Perkenalkan nama saya Rasmadi  SMKN 36 Jakarta Jurusan Multimedia.
Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Makalah Mengenai Video.













KATA PENGANTAR

Mari kita panjatkan Puji syukur kehadirat Allah SWT yang sudah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah- Nya sehingga saya bisa menyusun Tugas Teknik Pengolah Audio Video ( TPAV ) ini dengan baik serta tepat waktu. Dikesempatan ini saya akan membahas materi tentang Pembuatan Media Video dan Menganalisi Video Sesuai Naskah Produksi. Semuanya akan dibahas pada makalah dan saya bertujuan agar makalah ini dijadikan sumber pelajaran bagi.

Tugas ini saya buat untuk memberikan ringkasan tentang materi seputar video dan lainnya. Mudah- mudahan makalah yang saya buat ini bisa menolong menaikkan pengetahuan kita jadi lebih luas lagi. Saya menyadari kalau masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini.

Oleh sebab itu, kritik serta anjuran yang sifatnya membangun sangat Saya harapkan guna kesempurnaan makalah ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Guru mata pelajaran Tugas Teknik Pengolah Audio Video ( TPAV ). Kepada pihak yang sudah menolong turut dan dalam penyelesaian makalah ini. Atas perhatian serta waktunya, saya sampaikan banyak terima kasih.

Penulis, Rasmadi

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ………………………………………………………2

Daftar Isi …………………………………………………………….3

Bab I PENDAHULUAN ……………………………………………4

1.1 Latar Belakang ………………………………………………….4

1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………6

1.3 Tujuan Masalah …………………………………………………6

Bab II PEMBAHASAN …………………………………………….7

2.1 Video …………………………………………………………....7

A.   Pengertian Video……………………………………………...7

B.   Fungsi Video………………………………………………….7

C.   Jenis Video……………………………………………………7

D.   Ciri - Ciri Video………………………………………………8

E.    Cara Pembuatan Video……………………………….........….8

2.2 Media Video Pembelajaran …………………………………….9

A.   Pengertian Media Pendidikan………………………………...9

B.   Kontribusi Media dalam pembelajaran...........................……10

C.   Klasifikasi & Jenis Media...............................................……11

D.   Karakteristik Media Video/Televisi Pembelajaran………….12

E.    Prosedur Pengembangan Media Video Pembelajaran………13

Bab III PENUTUP ………………………………………………..15

3.1 Kesimpulan …………………………………………………...15

Daftar Pustaka……………………………………………………..16



BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1           Latar Belakang Masalah

 

Saat ini pendidikan di Indonesia sedang mengalami masalah yang cukup serius yaitumutu pembelajaran. Bicara mutu pembelajaran yang langsung berkaitan yaitu guru dan siswa. Sebenarnya masih banyak yang berkaitan dengan masalah tersebut yaitu manajemen Sekolah, orangtua, lingkungan sekolah, Pengawas, Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten, Dinas Pendidikan Provinsi dan Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional yang bertanggung jawab mengelola pendidikan secara nasional di dalam Rencana Strategis (Renstra) tahun 2004 – 2009, telah menggariskan beberapa arah kebijakan pembangunan pendidikan nasional, antara lain (1) mengupayakan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, (2) peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, serta (3) penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik.

 

Untuk mewujudkan yang telah digariskan di dalam Renstra tersebut, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTEKKOM) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 38 Tahun 2008 mempunyai tugas dan fungsi sebagai pengelola pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan.

 

Salah satu teknologi komunikasi dan informasi yang mampu menjangkau masyarakat luas dan sekaligus paling populer adalah media video/televisi. Saat ini sebagian besar masyarakat Indonesia telah memiliki video/televisi atau bisa mengakses informasi dari televisi. Bahkan sebagian besar dari kehidupan manusia tidak terlepas dari televisi. Potensi televisi untuk pendidikan tidak perlu diragukan lagi. Pengalaman dari beberapa negara tetangga baik negara maju maupun negara berkembang telah menunjukkan bahwa pendayagunaan video/televisi untuk pendidikan telah memetik manfaat yang tidak kecil. Beberapa negara telah memiliki siaran televisi pendidikan, seperti Cina, Malaysia, Australia, Inggris, Amerika, dan banyak lagi negara lain.

 

Indonesia sesungguhnya juga telah lama memiliki kesadaran akan adanya potensi televisi untuk membantu memecahkan masalah pendidikan, paling tidak hal itu ditunjukkan dengan diproduksinya video-video pembelajaran baik untuk pendidikan formal SD – PT, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal, serta diselenggarakannya siaran televisi pendidikan pada tahun 1984 di TVRI yaitu sinetron serial Aku Cinta Indonesia (ACI), kemudian diikuti oleh siaran pendidikan di TPI pada tahun 1990 sampai dengan 1995, di Indovision, dan sekarang ini ada Televisi Edukasi (TVE).

 

Dengan bertambah nya modul pembelajaran, dalam hal ini mengenai pembuatan video dll, makin banyak orang yang mendapat refrensi dan juga ilmu pembelajaran dengan mudah dan tanpa sulit untuk dicari. Tentu saja hal ini juga akan menambah minat orang-orang tentang materi ini, akan makin banyak orang paham dan memulai menerapkan materi ini pada hasil video mereka.

 

Secara umum video memanipulasi gambar dengan konsep yang matang sebelum pembuatannya. Kita dapat mengambil gambar dengan cara merekam atau dengan memotret sebuah kejadian. Hasil-hasil tadi dapat dimasukan menjadi sebuah file kemudian kita dapat merangkainya menjadi alur cerita seperti yang telah di konsepkan.


 

1.2           Rumusan Masalah

 

Saya sudah menyusun sebagian permasalahan yang hendak dibahas dalam makalah ini. Ada pula sebagian permasalahan yang hendak dibahas dalam karya tulis ini antara lain:

·        Apa itu Video ?

·        Apa saja Jenis Video ?

·        Apa fungsi Video ?

·        Apa itu Media ?

·        Apa kontribusi Media Dalam Pembelajaran ?

·        Apa saja Klasifikasi dan jenis media pembelajaran ?

·        Apa saja Karakteristik media video pembelajaran ?

·        Apa ItuProsedur Pengembangan Media Video Pembelajaran ?

 

1.3    Tujuan Masalah

 

Bersumber pada rumusan permasalahan yang disusun oleh penulis di atas, hingga tujuan dalam penyusunan makalah ini merupakan bagaikan berikut:

·        Mengetahui pengertian, Fungsi dan Jenis Video

·        Mengetahui Pengertian media

·        Mengetahui Kontribusi media dalam pembelajaran

·        Mengetahui Klasifikasi dan jenis media pembelajaran

·        Mengetahui Karakteristik media video pembelajaran


 

Bab II

PEMBAHASAN

 

2.1           Video

 

A. Pengertian Video :

Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital.

 

B. Fungsi Video :

Fungsi video berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan melalui penyajian suatu produk yang telah dihasilkan. Sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, presentasi video harus mengemukakankeunggulan ide atau gagasan yang akan disampaikan. Ide atau gagasan merupakan upaya untuk mengatasi masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

 

C. Jenis Video :

Berdasarkan tujuan pembuatannya, video dapat diperuntukan:

·         Cerita : Video yang bertujuan untuk memaparkan cerita.

·         Dokumenter : Video yang bertujuan merekam sebuah kejadian atau peristiwa dalam kehidupan nyata.

·         Berita : Video yang bertujuan memaparkan sebuah berita.

·         Pembelajaran : Video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar mudah diserap dan dapat dimainkan ulang.

·         Presentasi : Video yang bertujuan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan


D. CIRI-CIRI VIDEO :

·         mengomunikasikan ide

·         menunjukkan solusi

·         mengomunikasikan produk dan jasa

·         menunjukkan cara kerja

 

E. Cara Pembuatan Video :

 

Pembuatan video memerlukan beberapa tahapan proses meliputi praproduksi, produksi, danpascaproduksi. Praproduksi merupakan tahapan perencanaan, produksi merupakan tahapan pengambilan gambar, dan pascaproduksi merupakan tahap penyelesaian video. Secara umum praproduksi merupakan tahapan persiapan sebelum memulai proses produksi (shooting film atau video). Pada intinya tujuan praproduksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya video sesuai dengan harapan.

 

Untuk memulai praproduksi dibutuhkan beberapa langkah, sebagai berikut:

1.      Merumuskan Masalah

2.      Ide/gagasan

3.      Sinopsis

4.      Treatmentt

5.      Naskah


2.2           Media Video Pembelajaran

 

A. Pengertian Media Pendidikan

 

Kata media berasal dari bahasa Latin sebagai bentuk jamak dari medium. Batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.

Saat ini para pengelola pendidikan semakin sadar pentingnya media yang membantu pembelajaran. Proses kesadaran ini tumbuh secara gradual. Proses perubahan dari pemanfaatan perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori serta dari beragamnya kemampuan individu untuk menyerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan menjadi bervariatif dan secara luas. Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pembelajaran semakin menuntut media yang bervariasi pula.

Proses belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:

a. Pesan; didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.

b. Orang; didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.

c. Bahan;merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over Konten Video head transparency), program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).

d. Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.

e. Teknik; yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.

f. Latar (setting) atau lingkungan; termasuk didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.

 

B. Kontribusi Media dalam pembelajaran

Sejak mulai adanya pendidikan, seseorang mengajar sudah memanfaatkan media. Namun jenis media dari waktu ke waktu terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi. Secara umum media mempunyai kegunaan:

a. memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis.

b. mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.

c. menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.

d. memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual,auditori & kinestetiknya.

e. memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkanpersepsi yang sama.

 

 

Selain itu, kontribusi media pembelajaran menurut Kemp and Dayton, 1985:

a. Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar

b. Pembelajaran dapat lebih menarik

c. Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar

d. Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek

e. Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan

f. Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan

g. Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat ditingkatkan

h. Peran guru berubahan kearah yang positif

 

C. Klasifikasi Dan Jenis Media

Media yang tidak diproyeksikan :  Realia, model, bahan grafis, display

Media yang diproyeksikan : OHT, Slide, Opaque

Media audio :  Audio K aset, Audio V ission, aktive Audio Vission

Media video : Video

Media berbasis computer : Pembelajaran Berbasis Komputer

Multimedia kit : Perangkat praktikum

Dari berbagai jenis media tersebut, pada kesempatan ini khusus akan dibahas media video/televisi. Media video/televisi biasa disebut audio visual, artinya media ini merupakan gabungan antara suara dan gambar.

D. Karakteristik Media Video/Televisi Pembelajaran

Sebagai sebuah media pembelajaran, video/televisi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan media lain. Adapun karakteristik media video agak berbeda dengan media televisi. Perbedaan itu terletak pada penggunaan dan sumber. Media video dapat digunakan kapan saja dan kontrol ada pada pengguna, sedangkan media televisi hanya dapat digunakan satu kali pada saat disiarkan, dan kontrol ada pada pengelola siaran. Namun secara umum kedua media ini mempunyai karakteristik yang sama, yaitu:

a. Menampilkan gambar dengan gerak, serta suara secara bersamaan.

b. Mampu menampilkan benda yang sangat tidak mungkin ke dalam kelas karena

terlalu besar (gunung), terlalu kecil (kuman), terlalu abstrak (bencana), terlalu rumit (proses produksi), terlalu jauh (kehidupan di kutub) dan lain sebagainya.

c. Mampu mempersingkat proses, misalnya proses penyemaian padi hingga panen.

d. Memungkinkan adanya rekayasa (animasi).

Adapun media video/televisi pembelajaran ini juga mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan :

·        Dapat menstimulir efek gerak

·        Dapat diberi suara maupun warna

·        Tidak memerlukan keahlian khusus dalam penyajiannya

·        Tidak memerlukan ruangan gelap dalam penyajiannya

·        Dapat diputar ulang, diberhentikan sebentar, dan sebagainya (video), control pada pengguna.

 

Kekurangan :

·        Memerlukan peralatan khusus dalam penyajiannya

·        Memerlukan tenaga listrik

·        Memerlukan keterampilan khusus dan kerja tim dalam Pembuatannya

·        Tidak dapat diputar ulang (siaran televisi)  kontrol pada pengelola. - Sulit dibuat interaktif (khusus siaran langsung siaran televisi interaktif melalui telepon/sms). - Dan lain sebagainya.

 

E. Prosedur Pengembangan Media Video Pembelajaran

Saat ini banyak kita temukan media video pembelajaran. Pembuatan media ini tidaklah terlalu sulit, yang penting ada kemauan dan semangat untuk berkarya. Hampir setiap orang dapat membuat media video pembelajaran, yang membedakan yaitu kualitas dan kebermanfaatan dari hasilnya. Untuk membuat media video pembelajaran secara umum ada tiga tahap yaitu:

a. Praproduksi

Tahap praproduksi melalui tahap yang panjang dan menentukan keberhasilan pada tahap selanjutnya. Tahap ini merupakan perencanaan dari kegiatan selanjutnya dan hasil yang akan dicapai. Tahap ini meliputi:

·        Penentuan Ide/Eksplorasi Gagasan

·        Penyusunan Garis Besar Isi Media Video (GBIMV)

·        Penyusunan Jabaran Materi Media Video (JMV)

·        Penyusunan Naskah

·        Pengkajian Naskah

Hasil akhir dari tahap praproduksi yaitu naskah video pembelajaran yang telah disetujui oleh pengkaji dan dinyatakan kebenarannya, sehingga naskah tersebut laik produksi.

b. Produksi

Produksi merupakan tahap selajutnya setelah naskah diterima oleh Produser dan Sutradara. Untuk menghasilkan gambar dan suara sesuai dengan keinginan penulis naskah, maka pada tahap ini harus dilakukan berbagai kegiatan, meliputi:

Rembuk Naskah

Penentuan Tim Produksi

Casting (Pencarian Pemain)

 Hunting (Pencarian Lokasi Shooting)

Cru Metting (Rapat Tim Produksi)

Pengambilan Gambar

Hasil akhir dari kegiatan produksi yaitu sekumpulan gambar dan suara darilapangan yang siap diserahkan kepada editor untuk dipilih sesuai naskah.

c. Pascaproduksi

Setelah sekumpulan gambar dan suara diterima oleh editor, maka langkah selanjutnya yaitu tahap pemilihan gambar dan suara yang terbaik. Gambar dan suara tersebut kemudian disambung-sambung. Tahap ini cukup panjang, yaitu meliputi:

Editing (Penggabungan dan Pemilihan Gambar)

Mixing (Pengisian Musik)

Preview

Ujicoba

Revisi

Distribusi/Penyiaran

Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu sebuah media video pembelajaran yang siap dimanfaatkan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran di kelas.


BAB III

PENUTUP

 

3.1 Kesimpulan

 

Dari ulasan itu kita bisa mengetahui banyak hal, seperti pengertian video, jenis video, fungsi video, ciri video, cara membuat video serta media video pembelajaran dengan berbagai detailnya. Semua materi disediakan secara ringkas pada ulasan ini bertujuan untuk mempermudah pembaca, semoga dengan adanya makalah ini akan menambah minat orang-orang terhadap materi yang disampaikan didalamnya.


Daftar Pustaka :

https://drive.google.com/open?id=18tQ8tK9PJsV-FrKjFw7_MFzKOjHhTtnO&authuser=0

https://drive.google.com/open?id=1fBaLwxNT9XsBICNcVpNIeZtdWJqMa8aU&authuser=0


Sekian dari saya, apabila ada kekurangan atau kesalahan kata dalam menjelaskannya mohon maaf sebesar-besarnya.

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Video Dan Media Pembuat Video KD 3.16 & 4.16

  ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH . Apa kabar teman-teman? Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal'afiat, Aamiin . Per...